
Di antara para sniper wanita Rusia yang memiliki rekor paling tinggi dalam soal membunuh musuh (Nazi Jerman) adalah Lydmila Pavlichenko. Ketika bertempur melawan pasukan Nazi Jerman yang melancarkan serangan besar-besaran ke Rusia pada bulan Juni 1941, Pavlichenko berhasil membunuh 309 pasukan musuh. Tak ada yang menyangka gadis cantik yang lebih pantas menjadi model ini ternyata seorang pembunuh berdarah dingin dan telah terbiasa menggunakan senjata berburu sejak usia 14 tahun. Kegemarannya berburu bahkan sudah dilakukan Pavlichenko sejak kanak-kanak khususnya saat tinggal di Ukraina, dengan menggunakan katapel. Ketika orangtua Pavlichenko pindah ke kawasan industri Kiev, sebagai penggemar senjata, Pavlichenko memutuskan bekerja di pabrik senjata setempat. Hobi menembak juga tetap dijalani Pavlichenko dengan bergabung di klub-klub menembak di seputar tempatnya bekerja. Kemampuannya dalam soal menembak tepat bahkan sangat menonjol sehingga Pavlichenko pun dibina untuk menjadi atlet menembak yang tangguh. Tak hanya bekerja, Pavlichenko juga menempuh studi sejarah di Kiev State University.
Ketika pasukan Nazi Jerman menyerbu Rusia dan berhasil menguasai sejumlah kota penting serta menyudutkan pertahanan pasukan Rusia, Pavlichenko merasa terpanggil untuk turut bertempur. Pengetahuan dalam ilmu sejarah membuat Pavlichenko paham jika serangan sepihak Nazi Jerman salah besar karena sebelumnya antara Rusia dan Jerman telah menandatangani kesepakatan untuk tidak saling serang. Ia segera mendaftarkan diri sebagai pasukan tempur tapi Read the rest of this entry »





