Legalkah??

Topik ini menjadi topik terhangat untuk subjek airsoft gun karena ukuran & bentuknya yang sama persis (skala 1 : 1) dengan senjata api versi aslinya, plus tidak jelasnya peraturan yang mengatur hal ini di negara kita tercinta.

Terus terang saya yang masih pemula dalam dunia airsoft gun di tanah air ini merasa masih perlu memahami bagaimana situasi masalah ini. Topik ini sudah cukup lama menjadi perdebatan. Rasanya saya kurang pantas kalo saya yang menerbitkan ulasannya. Jadi kali ini saya akan menampilkan pendapat seorang kawan yang sudah mengupayakan legalitas airsoft gun dan menyampaikan beberapa pandangan tentang polemik ini. Sebenarnya sudah banyak kawan-kawan yang jauh lebih senior dari saya yang sudah menjalani proses menuju legalisasi airsoft.

Di bagian akhir halaman ini saya sertakan petikan isi SKEP 82 dan TR 53 yang senantiasa dijadikan dasar hukum. Semoga bermanfaat.

Berikut petikan ulasannya yang masuk ke inbox e-mail saya :

Banyak yang beranggapan bahwa mainan tidak perlu ijin dengan berbagai argumen yang bisa disimak disetiap forum airsoftgun. Pendapat saya adalah :

  1. Kalo memang kita bersikukuh bahwa “airsoftgun adalah mainan yg tidak perlu ijin”, percuma kita berargumen di semua forum yang ada. Skep 82 adalah keputusan kapolri yang berlaku sebagai acuan bagi anggota dalam mengatur hal hal seperti senpi, sengin, dan termasuk didalamnya senjata mainan yang menyerupai senpi. Jadi suka tidak suka, mau tidak mau, kita sebagai masyarakat harus tunduk kepada skep ini. Apabila sebagian dari kita memang menganggap bahwa airsoftgun tidak perlu ijin, itukan kata kita. Kata polri beda lagi. Kata polri skep-nya sudah ada. Apakah mau dilanggar? Jadi bila kita keukeuh (sikukuh) airsoftgun ga perlu ijin, yang harus kita lakukan adalah menghadap polri dan meminta polri untuk menganggap airsoftgun sebagai mainan yang tidak perlu ijin, dalam arti mencabut keterangan diharuskannya ijin utk senjata mainan. Bila tidak tertera dalam skep, maka dilapisan bawah kita, walaupun ilmu “pokoknya” keluar dari oknum, maka kita bisa menuntut balik. Karena “Pokoknya” oknum tsb tidak ada dasarnya. Kenyataannya sampai saat ini belum ada orang2 yang mempunyai pendapat yang sama yaitu “senjata mainan tidak perlu ijin” yang bersatu dan menembuskan ke pihak polri, berargumen dengan pihak polri secara terbuka, dengan koridor hukum yang ada utk senjata mainan, dengan menargetkan satu tujuan yaitu dicabutnya keputusan mengenai harusnya senjata mainan memiliki ijin. Semua diforum hanyalah berputar disitu2 saja. Bagaimana mungkin polri tiba2 mencabut keputusan bahwa senjata mainan harus ada ijin kalo gini caranya?
  2. Pada saat terjadi penyitaan oleh anggota polri terhadap airsoftgun, kita hanya bisa bilang ‘Dasar polisi duit mulu”. Padahal kalo kita cermati, polri tidak akan berani menindak kalo tidak ada dasar hukumnya. Justru karena polri mempunyai dasar hukum yaitu skep 82 (yang belakangan saya dengar telah diperbarui tapi utk senjata mainan tetap harus berijin) maka dia berani nyari duit lebih. Ibarat kita punya motor, ga mau bikin sim. hukumnya jelas, sim harus bikin. tapi kalo kita ga bikin juga bisa. paling kalo kena razia, kita mengucap hal yang sama “Dasar polisi duit mulu”. kita menyalahkan polisinya. Padahal jelas, kalo kita punya sim nya, polisi juga ga akan berani menindak selama kita ga ada salah. Seperti itulah kira2 pak Danar. Oknum anggota menindak dan ujung2 nya duit adalah salah kita sendiri. Kenapa kita ga bersatu meminta polri mencabut keputusan mengenai senjata mainan. Sebagian orang akan berkata, wah susah itu mah, bisa keluar duit banyak, ribet gini gitu. Yah kalo ribet, susah meminta polri mencabut keputusannya, kenapa engga kita ikuti hukumnya, bikin ijinnya. Nah masalahnya adalah karena tidak ada juklak (petunjuk pelaksanaan) maka tidak ada dasar tarif yang sah secara hukum. Inilah yang menyebabkan kalo kita bikin ijinnya, mahal. Seperti SIM lah, sy kira sama.
    Apabila kita bersama2 membuat ijin secara kolektif terbuka, sy kira biaya tinggi bisa ditekan. Yang membuat mahal kan karena oknum pengen dapet bagian buat kantongnya sendiri. kenapa engga kita semua misal anggota SAG-ID yang berjumlah lebih dari 200 orang, dikumpulkan, rame2 bikin langsung ke mabes secara terbuka, kalo perlu diberitakan di berita tv misalnya, biar anggota polri yang didaerah juga bisa melihat.
    Mungkin mabes pun akan melihat, wah ternyata banyak yang mau bikin ijin, mungkin mabes akan membuat juklak dengan tarif yang resmi sbg follow up rame2 bikin ijin asg dari sagid. Susahnya, yang dipoint 1 itu.
  3. Klub kami pertengahan tahun lalu mengurus ijinnya ke polda ******. Pertama kami datang kesana ditemani oleh pembina kami menghadap wasendak. Kemudian wasendak mengeluarkan peraturanya yaitu skep 82 ini. Pada dasarnya ijin bisa dikeluarkan dengan mudah asal seluruh persyaratan yang tercantuim dalam skep82 tsb di penuhi. Permasalahannya adalah, pihak polri ga mau menerbitkan ijin untuk semua jenis barang yang memerlukan ijin kalo tidak ada fotocopy surat ijin impornya.
    Ibarat motor, motor harus memiliki ijin kepemilikan yaitu bpkb. Untuk membuat bpkb, harus ada faktur penjualan yang didalamnya tertulis no urut impor motornya. Kalo tidak ada no urut impornya polri juga tidak akan mau mengeluarkan ijin pemilikannya (BPKB). Bisa sih cuma yah sogok sana sini biaya besar.
    Contoh lainnya adalah ijin pemasangan kembang api, keberulan sy pribadi pernah mengurus ijin ini. Dalam persyaratannya juga harus ada fotocopy surat ijin impor kembang api yang akan dipasang. Maka begitu sy minta surat ijin impornya, penjual kembang api pun memberikannya tanpa pertanyaan macem2. Saya bawa surat ijin impor tsb, besoknya ijin pemasangan kembang api sudah keluar. Tanpa bayar mahal kecuali administrasi saja.
    Ini yang menjadi lahan bagi oknum2 yang bisa mengeluarkan ijin pemilikan senjata mainan tanpa kita harus memberikan fotocopy surat ijin impornya. Di polda *******, kami pun ditawari oknum yang bersedia membantu. Rp. 500rb/mainan ongkos jasanya diluar biaya administrasi yang resmi.
    Hanya saja dengan dukungan pembina kami, maka kami TIDAK menempuh langkah ini. Sehingga sampai sekarang pun kami masih belum memiliki ijin resminya.
    Saya cari sana sini surat ijin impornya, tidak ada yang memberi. Mungkin karena hampir seluruh airsoftgun masuk ke Indo secara illegal. Kalo barangnya illegal (bukan dilarang, tapi di impor secara illegal), mana mungkin polri mau membuatkan ijin pemilikannya secara resmi? Apa mau polri jadi kaki tangan yang melegalkan barang illegal secara terang2 an? Yah gak maulah. Jadi apabila saya bisa memperoleh fotocopy ijin impornya, saya yakin, ijin pemilikan airsoftgun ga akan mahal.
  4. TR 53 pada awalnya adalah untuk menertibkan penjual senjata mainan. Seperti kembang api, sengin, yang menjual barang tsb harus memiliki ijin jual dari polres setempat. Jangankan disini, di amerika pun demikian. Hanya saja TR53 ini dimanfaatkan sebagai pegangan utk merazia bukan hanya toko melainkan perorangan juga.
    Lucunya, apabila kita melawan dengan mengatakan TR53 hanya utk penjual, maka yang dikeluarkan adalah skep82. Begitu dikeluarkan skep82, maka kita tidak bisa melawan lagi. Karena melawan skep82 = melawan hukum yang berlaku. Skep82 sendiri banyak orang yang menafsirkan bukan sebagai hukum.
    Skep82 adalah kepanjangan dari Surat Keputusan yang berarti telah diputuskan melalui rapat2 yang berwenang sehingga dilahirkan ketetapan secara hukum yang pasti berdasarkan hasil rapat tsb yang tertuang menjadi surat keputusan.
    SIM motor pun didasarkan pada skep yang berbeda nomor. Untuk urusan senpi, sengin & senjata mainan yah skep no 82 ini. Ga lucukan kalo kita bilang SIM ga ada dasar hukumnya, jadi kita ga mau bikin SIM.
    Jadi mencermati masalah ini yang selalu berulang2 muter2 dibicarakan tidak keruan di semua forum, semuanya adalah percuma. NATO (No Action Talk Only)
    Nah apabila kita bener2 mau mendukung hobby kita ini ada dua hal yang harus segera kita lakukan sebelum oknum2 menimba uang dan menyebabkan lahan korupsi yang ujung2 nya daripada pusing, polri melarang total semua senjata mainan, Yaitu :
  1. Kita rame2 kumpul menghadap polri, berdebat, berargumen sama2 secara terbuka dengan harapan polri mau mencabut skep82 khususnya mengenai ijin pemilikan senjata mainan yang tadinya harus berijin menjadi tidak perlu ijin. ATAU
  2. Kita urus ijinnya rame2, pas pihak polri minta surat impornya, kita rame2 menyakinkan polri bahwa senjata mainan yang kita miliki, kita beli dengan uang halal di toko2 mainan, dan sudah bagus kita mau urus ijinnya walau tidak punya ijin impornya.
Untuk melaksanakan salah satu dari dua hal itu, iperlukan adanya kekompakan yang sama dengan kekompakan yang timbul pada saat kita main perang2an.
Tetapi begitu kita telorkan dua hal tersebut diatas ke forum2, maka jangan heran kalo nanti banyak yang akan menentang dengan berbgai alesan. Lah dicoba laksanakan aja belum, udah berani ngomong ga keruan.
Itulah salah satu sebab saya tidak sering muncul di milis dan forum. Saya lebih banyak mengikuti saja. Teman2 seperti pak Ony, pak Hari, Pak Fonda dll pun mungkin merasakan hal yang sama seperti saya. Mereka mau bergerak, berusaha berkampanye airsoft safety, berusaha membuat airsoftgun menjadi barang yang tidak asing dimasyarakat umum, tapi banyak yang bertentangan sehingga akhirnya, yah sudahlah, mengikuti arus saja daripada dimusuhi ;) ;) ;)
Safety Campaign aja sampe sekarang belon terlaksana dengan baik. masyarakat umum masih banyak yang tidak mengetahui bhw yang kita bawa ini mainan. Padahal sudah hampir 3 tahun kita berkenalan dalam SAGID walau sebagian belum ketemu muka. Seharusnya memasuki tahun 2008, kita bisa mendengar tukang becak komentar “itu kekebon bawa pestol pestolan, pada mau main perang2an kali yah”, bukannya “Wah ada yang bawa pestol kekebon, jangan2 telolis”
Demikian pendapat saya. Kalo ada kata yang tidak berkenan, saya mohon maaf yang sebesar2nya. adalah kekurangan saya yang tidak bisa menerjemahkan dalam kata2 sehingga dapat ditafsirkan negatif.
Salam maen perang2an.
skep 82 TR 53TR 53 b

Comments
  1. Digdho Whinoto says:

    pokoknya yang cuma mainan, mau spring, gas maupun batere dan bahkan tidak bisa melukai orang apalagi sampai mati justru dilarang, karena bentuknya dianggap mirip dengan yang bisa bunuh orang (jadi mungkin topeng mirip setan juga bisa dilarang suatu hari), mereka lupakan kalau ini cuma untuk mainan yang dilakukan di tempat2 khusus, dengan cara2 khusus dan oleh orang2 yang khusus

    Like

  2. Wondo says:

    Maaf, sayangnya saya gak sepakat sama ente bro, kalo urusan Airsoft harus diatur pake Surat Keputusan (Skep) Kapolri.
    Skep Kapolri itu SAH kalau dipake ngurus internal DALAM tubuh kepolisian. Seperti ngatur soal etika penyidikan, penanganan barang bukti, pedoman pengawalan, seragam polisi…bolehlah.
    Tapi kalo Skep Kapolri dipakai ngatur barang atau mainan di tengah masyarakat luas, yang berada DI LUAR tubuh Polri, ya salah alamat dong. Gak masuk akal.
    Kenapa nggak KAMPAK aja yang diatur? Dulu jelas-jelas ada penjahat berkampak menodong pemakai HP di jalan-jalan Jakarta.
    Kenapa nggak bahan kimia AIR KERAS aja yang diatur? Jelas-jelas ada orang yang melakukan tindak kejahatan mematikan dengan cara menyiramkan air keras ke muka korbannya.
    Atau kenapa nggak PUPUK aja yang diatur? Bukankah di media disebutkan, para teroris itu bisa merakit bom mematikan cuma dengan bahan pupuk?

    Like

    • Digdho Whinoto says:

      SKEP atau apapun namanya aturan internal tidak dialamatkan untuk masyarakat secara langsung, seperti Undang2 yang harus pengesahan DPR dan Peraturan2 di bawahnya yg mengikat sebagai hukum)

      Like

    • Mas Wondo BetuL sekali,,,,?
      logika anda masuk akal,,,?
      Knapa motor juga di berikan surat ijin berkendaraan,, kalo nyatanya gigunakan untuk merampok,membegal,kebut-kebutan,,Geng motor yg sdng marak saat ini,,,”
      jadi saran kita ,,ayo bersama2 kita ajukan solusi terbaik,agar airsoft bisa digunakan dengan & tanpa hati bimbang”

      Like

    • digdho whinoto says:

      Sdh banyak motor yg nabrak org hingga mati di jalan raya, bahkan benda tumpul spt besi linggis kmrn bisa dipakai utk memukul kepala 2 bocah kecil di Semarang hingga mati bbrp wkt yg lalu, jadi mestinya setelah ini polisi merazia kendaraan bermotor dan senjata tumpul (bukan hanya senjata tajam atau senjata api) sbg senjata pembunuh, sampai skrg belum ada sekalipun kejadian Airsoftgun yg berhasil dipakai membunuh orang, belum pernah ada !

      Like

  3. joiz says:

    yg kita bahas ini adalah senjata airsoftgun, karna benda tersebut tidak jauh beda dengan senjata api yang dapat mematikan!! jadi menurut saya pihak polri itu benar jika senjata mainan/airsoftgun sangat diawasi bahkan melarang bagi warga sipil utk memiliknya tanpa ijin yg resmi. untuk masalah ijin saya bisa berpendpat bagi polri seharusnya tidak terlalu ketat juga, kita batasi aja airsoft mana yg bisa dikeluarin surat ijin, disitu kita bisa liat dr spesifikasi senjata tsb, misalkan dr kekuatan jarak, jenis pelurunya, daya gasnya, dll deh utk detailx sy kurang paham.yg jls klo itu sdh berkekuatan sprti snjata api tentunya ya hrs ijin resmi dong! tp jika tidak brbahaya sprti pake peluru karet,daya jaraknya lemah ya boleh boleh aja lah. sy hnya orang awam< dterima ato tidak pendapat sy trsrah anda, tdk ush muluk2 lah mo pke obeng kek silet kek kerikil kek..ya klo mngakibatkan orang mnngal ya ttp aja tindak pidana namax n hrs d hukum sesuai hukum yg berlaku…!!! salam indonesia bersatu

    Like

  4. orangbejo says:

    ngakak gw sama orang2 so tau yg bilang “Skep Kapolri itu SAH kalau dipake ngurus internal DALAM tubuh kepolisian. Seperti ngatur soal etika penyidikan, penanganan barang bukti, pedoman pengawalan, seragam polisi”
    “Knapa motor juga di berikan surat ijin berkendaraan,, kalo nyatanya gigunakan untuk merampok,membegal,kebut-kebutan,,Geng motor yg sdng marak saat ini,,,”
    “Sdh banyak motor yg nabrak org hingga mati di jalan raya, bahkan benda tumpul spt besi linggis kmrn bisa dipakai utk memukul kepala 2 bocah kecil di Semarang hingga mati bbrp wkt yg lalu, jadi mestinya setelah ini polisi merazia kendaraan bermotor dan senjata tumpul (bukan hanya senjata tajam atau senjata api) sbg senjata pembunuh, sampai skrg belum ada sekalipun kejadian Airsoftgun yg berhasil dipakai membunuh orang, belum pernah ada !”

    orang2 kaya gini contoh orang ngeyel ga punya dasar omongan pake motor lah di bawa2 wkwwkwkkkk

    Like

  5. Izzzz says:

    waduh…
    emank orang awam gak bisa bedain mana airsoft mana airgun..
    airsoft dibilang airgun..
    ya bedaa…

    Like

  6. erick says:

    kalo boleh saya berpendapat dari persfektif yg berbeda….
    untuk menengahi baik dari para pengemar airsoft ataupun kepolisian di Indonesia.

    bukan maslah hukum dan bla..bla…bla…
    tapi dari logika dan nalar.. secara cerdas tentunnya…

    kalo masalah bahaya… semua berbahaya, contoh sebetulnya airsoft gun ga jauh beda sama pipet /sedotan.. kalau minum pake gelas lupa ambil pipet bisa keculek matannya.. kan bahaya tu pipet..
    bahkan rokok juga bisa membunuhmu…

    di Indonesia mah kalo orang jahat membunuh ga perlu mahal2 beli airsoft,
    tinggal ambil batako ditimpuk kepala jg udah goodby.. Zadiees..

    kalau berbicara masalah penjahat…
    pernah ga berpikir kalo disuruh milih penjahat bawa airsoft gun atau bawa kampak ..milih mana?
    hayooo.. ngaku…. pasti lebih milih ditembak airsot ketimbang di kampak!.. (menurut saya loh)

    pilih mana penjahat bawa pistol beneran ato pistol airsoft ?

    pilih mana kalau semisal rumah dirampok.. para perampok bawa golok dan samurai atao bawa airsoft ?? … kalau saya yg dirampok tidak lupa mengucap syukur .. terimakasih Tuhaaaan… perampoknya bawa airsof guuuuuun….

    Alkisah..
    bedu : Nyaaaak..!!! bang tedy dirampok diambil dompetnya terus ditembakin !!
    Enyak : APA!! (histeris) ANAKUUUU …!! MANA.. MANA DIA SEKARANG!! ? MANAAA !!?
    bedu : ntu lagi dikamar..
    Enyak : Loh ???? katanya…
    bedu : iya beneran ditembak nyak.. tapi kata orang2 yg lihat pelurunya pada mental dari badanya….

    so…. kejahatan akan selalu ada.. seperti ada siang dan malam…
    alangkah mengerikan kalo penjahat tradisional, bawa golok, parang, kampak..hiiieeeeee
    terus penjahat yg modern bawa pistol beneran….

    mari kita dukung bersama-sama kepolisian untuk melarang para perampok membawa airsoft gun. dan berharap mereka tidak kembali pada kodratnya dengan parang dan kampak.

    atau kita dukung perkembangan airsoft gun dan mengenalkan kemasyarakat umum…
    bagi pihak yg tidak bertanggung jawab mempergunakan airsoft gun sbg tindakan kriminal …
    ingat ini adalah negara hukum….!!

    dan untuk pihak kepolisian juga jangan lupa berterimakasihlah kepada para airsoft guners..
    dengan adanya mereka .. dapat meminimalkan korban kematian dari pihak yg tidak bertanggung jawab/penjahat.

    Demikian pendapat saya. Kalo ada kata yang tidak berkenan, saya mohon maaf yang sebesar2nya. adalah kekurangan saya yang tidak bisa menerjemahkan dalam kata2 sehingga dapat ditafsirkan negatif.
    Salam maen perang2an.

    Like

  7. mas hartono says:

    itulah polizei kita, pengenya monopoli mainan. trus kl kita ndk punya surat ijin mau dipenjara gitu, lha ndk buat kriminal. mau pakai pasal berapa, emang cukup pakai skep kapolri nuntut didepan hakim. softgun cm mainan dan pak polizei jgn takut kesaing.

    Like

  8. abu umair says:

    Yang menjadi pertanyaan ane, bagaimana cara membuat ijin airsoft kita. Soalnya ane masih newbie dalam hal ini. Mohon infonya

    Like

  9. niki says:

    sebaiknya harus kompak,buatlah munas nasional bgi pr pnghoby sofgun,buat rumusannya,ap yg mnjdi keinginn pr pnghobby ini, misalnya,yg diperlukan izin airsoft gun hy berupa pistol,krn rplika pistol inilh yg srg dgunakn buat kjhatan,sdgkn jnz senapan reffle atau sjnta serbu gak prlu pke izin, krn jenis snjata serbu atau sniper inilh yg srg dgunakan utk prmainan, belum ada kasus oknum pmilik snjta jns ini mnggnkan utk kjahatan.artinya brlaku hkm biasa, klu brbuat kslhan dan ad org yg mnntut scra hukum

    Like

  10. niki says:

    atau airsoftgunnya diwarnain saja wrna kuning, merah agar trliat sbgai snjata mainan,biarpun bisa mnembakan pluru plastik krn gak ad senjata asli yg berwarna warni,krn yg mnjdi masalah krn trllu mirip

    Like

  11. niki says:

    ini tuntutan yg msuk akal k Polri: airsoftgun legal apbla:
    1.Jenis airsoftgun brbentuk senapan serbu/sniper bukan brp hangun/pistol
    2.Powernya tdk melebihi 400fps
    3.diwarnai dg wrn cerah tanpa kehilangan fungsi dpt dtembakan
    4.apabila mencelakai org lain, dpt dituntut dg hkm pidana biasa,ssuai tuntutan korban
    5.disamakan dg snjata tajam tidak utk dbawa2/dipamerkan utk mnakut2i
    6. klu dbw2 harus dibungkus rapi tidak dlm keadaan terbuka,apbla dirazia kdapatan mmbawanya polisi tidak dpt mnyitanya,

    Like

  12. niki says:

    kwn2 pnghobby airsofgun,klu ingin mslh legal/ilegal ini ad kpastian cepat, uji materil aja ke MK,krn hak stiap wrg ngr mengupykn hak kostitusional yg trabaikan,biar dkbulkan MK hrs susun strategi dan kuasa hukum yg jmpolan,prmintaan jgn mcm2 ckp mngupyakan legalisasi softgun type sniper/reffle utk hobby kecuali handgun/pistol yg lbh mdh dslhgunakn, klu prmintaan ini msuk akal ad hak2 aszi wrg ngra yg dikebiri,sy yakin bs dkbulkan MK,prmohonn jgn digeneralisasi, sbaiknya perkasus/type softgun yg diinginkn sj

    Like

    • Bob says:

      Kalau uji materiil terhadap UU ya ke MA, MK tuh terhadap UUD… Yang jelas kan dasarnya UU Darurat…. yg diatur tu senjata api dan senjata tajam.

      Like

  13. nnn says:

    yg bener, memang harus ijin, karena ini meski cm mainan. teteplah subtansinya adlh senjats
    a, dan itu memudahkan bagi orang yg ingin menyalahgunakan, beda dgn mobil, krna ia bukan senjata, kita hanya bs berharap polri segera mengatur secarA BENAR petunjuk perizinannya

    Like

  14. endonesia says:

    bro.. kalau mau debat, cari aja forum debat…karena lo pade sama sama bener.. gak ada yang salah.. yang salah itu oknum yang memberatkan ngurus ijin dan yang menyalahgunakan benda tersebut,, hehehe.. salam damai dari pecinta mainan makassar

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s