Skenario DEATHMATCH sekali lagi…(part 2)

Posted: May 21, 2008 by Pak RT in Basic Tactics
Tags: , , , , ,

bahas-strategi-dehDi game berikutnya giliran tim kami yang kebagian posisi di downhill dan kawan-kawan NOAC di bagian uphill. Posisinya kebalikan dari game pertama. Secara teori tim NOAC diuntungkan karena menempati lokasi yang jauh lebih tinggi. Kenapa? Yah sangat jelas kan? Hukum gravitasi berpihak kepada tim NOAC. Lalu dari sudut pandang jelas jauh lebih luas, jadi sangat mudah untuk memantau pergerakan lawan.

Lantas bagaimana strategi tim yang posisinya sudah kadung di bawah alias downhill yang sesuai teori diatas posisinya kurang menguntungkan?? Oke, sebentar lagi kita akan belajar hal yang menarik bagaimana membalik situasi perang yang tadinya kurang menguntungkan menjadi sangat menguntungkan! Huehehehe…Silakan diterapkan di tim masing2 ya? 😛 (BTW, modal saya cuma SHOTGUN SPRING lho ya!!)

Oke, game dimulai!!!

Saya nggak tau bagaimana strategi tim uphill tapi buat kami, yang ada di downhill MENYADARI SEPENUHNYA jika berhadapan secara frontal sangat sangat tidak menguntungkan!

Jadi apa yang kita lakukan?

Do some flanking movements!! Itu dia jawabannya!!

Dengan formasi 2-2, setiap orang memilih pasangannya masing-masing. Seluruh pasangan flanking dari arah Timur. Serentak! Karena medannya sengkedan, jadi ada yang di level atas ada juga yang dibawah. Tapi intinya semua bergerak memutari lawan dan berharap masuk dari sayap kiri lawan.

Seorang kawan & saya bergerak di posisi paling bawah. Dan (mungkin karena saya termasuk perfesionis 😀 ) tim ini saya bawa flanking paling jauuuuuuuhhhh! Gila2an deh muternya! Sampe ke level sengkedan paling bawah alias kaki bukit 😀 Setelah sampe bawah lalu babat jalur mendaki ke atas. Mana semaknya lebat2 lagi….ketauan gak pernah dilewatin orang. Airsoft udah dilock dan disimpan di belakang punggung supaya pergerakan lebih leluasa. Lumayan. Ngos-ngosan. Seringkali baru jalan 15 meter….berhenti dulu, menegakkan badan, ngas-ngos, cari udara segar. Emang bukan hal gampang, nanjak di kaki bukit.

Jadi siap-siap aja yang dipasangkan dengan saya….kudu kuat betis…. 😛

Nah, singkat cerita sampe deh kita di puncak bukit. Ini bener2 puncak bukit, jadi viewnya bagus sekali & strategis. Semua posisi lawan keliatan dari sini. Cuma sebelnya, ternyata kawan2 setim sudah “pesta pora” lebih dulu. Walah! Jadi kita ketinggalan happy-happynya nih 😦

Tapi kekecewaan itu segera terobati manakala memergoki beberapa personil lawan yang tersisa. Tapi karena terlalu jauh…ya tau dirilah kemampuan airsoft cuma segitu-gitunya. Jadi diem tenang sambil mengamati.

Dari atas (sambil istirahat-karena kecapean nanjak) kita bisa liat kawan2 sibuk menembaki lawan (enak banget mereka). Dan nggak ada perlawanan yang berarti-kayaknya pada sibuk nyumput semua nih. Atau sudah dibantai di “pesta” sebelumnya-saya nggak tau.

Setelah rasa cape hilang, akhirnya kita berdua bergerak menuruni bukit ke arah timur. Jadi setelah tadi nanjak….sekarang turun….lumayan 😛 sementara tim yang lain juga ikut bergerak sweeping ke arah timur dengan membentuk formasi pagar betis.
Gak berapa jauh kita bisa liat ada 1 musuh yang bersembunyi di kaki bukit. Dari arah tim lain mungkin nggak keliatan, tapi dari arah saya yang datang dari Utara ya juelass banget. Jarak sekitar 30 meter.

Ready 4 ambushDalam hitungan ke-3 kita berdua bersiap menyerang. Ini nggak asal nyerang ya! Kalo gitu ketauan newbie banget. Jadi, pas hitungan ke-3 karena teman yang bawa AEG AK-47 sudah ready on position, siap burst di tempat (baca : tembakan otomatis alias nyembur) dan saya siap berlari menyongsong ke depan, pada waktu bersamaan. Percayalah, manuver ini efektif membungkam lawan.

Dan, memang akhirnya lawan tewas juga. Kayaknya bingung deh, karena dia ditembaki dari belakang.

Setelah ini, pagar betis terus maju, terus maju….sampai lawan tidak tersisa lagi.

Cukup sekian!!!

Hikmah dari ini semua (buat saya) : doktrin Sun Tzu “KUASAI DATARAN TINGGI TERLEBIH DAHULU SEBELUM MUSUH MENGUASAINYA” masih saya pegang teguh sampai hari ini!! Memang terbukti kok, yang menguasai terlebih dahulu banyak memegang kendali. Dan satu kesalahan besar buat siapapun yang sudah menguasai bukit & meninggalkannya untuk menuruni lembah. Itu satu KESALAHAN BESAR. Why? Cause your hill is your greatest asset.

Advertisements
Comments
  1. maman says:

    tambahin skenario CQB dungz,,,,,,,,,,,,,,,,,,!

    Like

  2. Kabayan says:

    bro kasih bocoran donk kalau lagi urban war .. misal gua pake sniper anak buah gua semua pake AEG..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s