Satu Lagi Aksi Koboy Jalanan

DetikNews/Jakarta – Polres Jakarta Utara menangkap pelaku penodongan senjata api kepada seorang pelajar di Sunter, Jakarta Utara. Pelaku bahkan sempat juga menodongkan pistol kepada petugas keamanan yang hendak melerai pertengkaran pelajar dan pelaku tersebut.

Pelaku diketahui bernama Adidharma Wicaksono dan korbannya adalah pelajar kelas 3 SMA, Fachri Husaeni (17).

“Kita tangkap pelaku setelah dari Singapura karena sebelumnya sempat menodongkan senjata,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar saat dihubungi lewat telepon, Selasa (15/2/2011).

Irwan menceritakan, pihaknya menangkap pelaku pada, Senin (14/2) kemarin. Irwan melanjutkan, kejadian berawal saat Adi hendak meninggalkan kantornya di Kompleks Ruko Puri Mutiara Sunter Agung, Tanjung Priok menggunakan mobil Honda Accord B 128 BK.

Tiba-tiba, dari arah kiri, Fachri datang dengan menggunakan sepeda motornya. Secara tidak sengaja, Fachri menabrak sisi kiri mobil milik Adi hingga rusak.

“Saat itu, Fachri meminta ganti rugi kepada pelaku karena motornya rusak. Pelaku yang mobilnya juga rusak menolak ganti rugi hingga akhirnya cek-cok mulut,” jelas Anwar.

Karena kesal, pelaku kemudian mengambil senjata api jenis replika air soft gun dari mobilnya dan menodongkannya ke arah korban.

“Pelaku menodongkan senjata tersebut ke leher dan menyuruh korban cepat pergi,” kata Anwar.

Saat kejadian penodongan tersebut, juga terdapat petugas keamanan yang berusaha melerai adu mulut dan penodongan tersebut. Namun, pelaku juga malah menodongkan senjatanya kepada petugas.

“Petugas keamanan dan korban kemudian lapor ke Polres. Tetapi korban sempat ke Singapura,” tuturnya.

Saat diperiksa, pelaku memiliki izin kepemilikan senjata dan kartu angggota perkumpulan air soft gun Indonesia.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/02/15/232127/1571637/10/polres-jakut-tangkap-pelaku-penodong-senpi-ke-pelajar-smu?nhl

0 Replies to “Satu Lagi Aksi Koboy Jalanan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *