Pabrik Tokyo Marui Akhirnya Tutup!

Jumat tanggal 17 Maret 2011 menjadi hari yang memilukan bagi jepang, karena sebuah gempa yang disusul dengan tsunami hebat melanda Negeri Matahari terbit itu.

Catatan buat pemerintah RI,bencana tsunami Jepang yang terjadi hari Jumat, jelas berpengaruh ke kondisi ekonomi Indonesia. Sebab Jepang termasuk tiga besar negara tujuan ekspor-Impor Indonesia dengan nilai transaksi perdagangan mencapai 20 miliar dollar per tahun.

Dampak Gempa bumi dan tsunami di Jepang ternyata merusak infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan. Akibatnya sarana transportasi untuk distribusi barang pun terganggu. Beberapa barang yang diimpor ke indonesia pun akhirnya tersendat.

Catatan bagi penggemar airsoft gun adalah kekhawatiran pasokan airsoft gun terkemuka seperti Tokyo Marui. Perlu diketahui, Tokyo Marui punya fans fanatik tersendiri lho di Indonesia.

Kita tau bahwa negara pertama yang memiliki ide dalam membuat replika senjata api adalah Jepang. Fabrikan-fabrikan airsoft terkemuka seperti Tokyo Marui, KSC, Maruzen, TOP, Hudson, dll dan juga beragam produsen aksesoris/custom shop seperti First Factory, Noda-ya, Sheriff, PDI  kemungkinan turut kena imbas. Ini yang menyebabkan mereka leading dalam industri airsoft di dunia (walaupun kini makin keteteran oleh pabrikan asal daratan Cina)

Walaupun pemerintah Jepang memprediksi bahwa hal ini bisa diatasi, tapi imbas dari pergeseran lempeng yang belum stabil (terbukti kan, gempa susulannya nggak kalah) dan recovery radiasi nuklir Fukushima tetap akan berpengaruh lama.

Saya nggak tau, seberapa signifikan kontribusi produksi airsoft Tokyo Marui dan konco2nya bagi perekonomian makro Jepang…

Dan perkiraan saya akan banyak airsoft made in japan yang tersendat masuk ke Indonesia  untuk beberapa waktu ke depan. Saat artikel ini ditulis, sudah terdengar desas-desus pabrik Tokyo Marui benar-benar tutup untuk sementara. Benarkah?

Efek dari bencana tsunami Jepang ini tentu berimbas pada pemadaman bergilir. Selain itu, masalah makin njelimet saat pasokan bahan baku juga ikut-ikutan mampet. Sudah bisa ditebak akan seperti apa harga mainan yang terkenal menguras dompet penggemarnya beberapa bulan lagi….hehehe.

Sebagai penggemar hobi airsoft gun, khususnya fans Tokyo Marui, saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan imbas tsunami Jepang bisa segera berlalu & pulih seperti semula.

Nah, bagaimana komentar anda?

0 Replies to “Pabrik Tokyo Marui Akhirnya Tutup!”

  1. Mas bro, kalau masih desas-desus atau belum jelas ya jangan ditulis seolah-olah bener-bener sudah tutup dong. Sumber berita juga tolong disebut ya, biar bisa dipercaya tulisannya nanti. Maaf banget kalau kelihatan aneh komentarnya, sebab tadi saya pikir sudah betulan, ternyata setelah saya baca dikatakan masih desas-desus. Nggak klop judul dan isinya. Gitu ajah, tengkiu en sekali lagi maaf kalo gak berkenan

    1. hehehe….ini kan media santai. saya nggak mau serius kayak koran.
      yah, mirip2 infotainment lah…tapi diusahakan ttp bertanggung jawab.
      Mengenai desas-desus itu saya dpt dari rekan distributor airsoft di Hong Kong. Jadi kita liat aja…
      Soal judul nggak klop dgn isi…hehehe….itu mah udah biasa dlm jurnalistik. Kan spy artikel terlihat “eye catching”….hehehe

      makasih buat kritik & sarannya…. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *