Ketatnya aturan airsoft di Australia

Posting kali ini temanya menarik. Bagi anda yang baru menyelami hobi airsoft gun, pasti akan bertanya-tanya bagaimana legalitas airsoft gun di negara kita? Terus terang, ini topik yang tidak berkesudahan. Apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi di lapangan, jauh berbeda. Anda bisa mengikuti diskusi soal legalitas airsoft gun di Indonesia di halaman legalitas.

Ngomong-ngomong, keberadaan airsoft gun di Australia pun nasibnya setali tiga uang dengan di Indonesia. Peraturan yang menyebut legalitas airsoft gun masih mensejajarkan airsoft gun dengan senjata api. Apalagi alasannya kalo bukan kemiripan bentuk. Hanya bedanya, disana diatur dengan detil & jelas. Mari kita bedah aturan airsoft gun di Australia.

Undang-undang tentang kepemilikannya pun juga melarang segala bentuk replika senjata. Kalo mau nekat masuk ke Australia sambil nenteng airsoftgun…dijamin anda dicegat oleh pihak custom di Bandara.
Memang tidak semua negara bagian melarang kepemilikan airsoftgun. Nanti kita lihat negara bagian apa saja yang membolehkan.

Di New South Wales, anda tidak bisa memiliki airsoft gun. Hal itu gamblang diatur dalam Firearms Act 1996. Mau ngomong sampe bibir kiwir-kiwir, tetap aja polisi pura-pura budeg.

Queensland. Agak sedikit berbeda. Segala jenis airsoft gun yang memiliki mode tembak otomatis dan atau menyerupai senapan serbu militer atau machine gun betul-betul dilarang untuk dimiliki!

Lantas bagaimana dengan model pistol?

Di Queensland, pistol (segala macam replika senjata bermode tembak semi-auto, masih bisa dimiliki tetapi dengan syarat harus diterbitkan ijin/license. Ijinnya pun tidak seperti di Indonesia yang hanya bermodal scan KTP & pas foto.

Di sana segala bentuk senjata api & airsoft gun semi-auto dikategorikan ke dalam 6 kategori. Mulai dari kategori A, B, C, D, H & R/E. Pengkategorian berdasarkan sistem pengoperasian. Airsoft gun semi-auto dimasukkan dalam kategori H. Itu pun persyaratannya cukup ketat, seperti syarat keaktifan, panjang laras, kaliber dll.

Intinya ketat deh. Nggak seperti di negara kita.

Di South Australia lain lagi ceritanya. Semua airsoft gun yang velocity muzzlenya dibawah 180 foot per second, boleh-boleh aja dimiliki. Kayaknya airsoft spring masuk ke sini deh…hehehe. Happy cocking deh 🙂

Kalo di Victoria & Western Australia lebih sadis. Tidak diperbolehkan sejengkal pun airsoftgun masuk ke wilayah mereka. Jangan harap bisa mengantongi surat ijin impor deh.
Hmmm….cukup ketat yah. Next posting nanti kita lihat situasi legalitas airsoft gun di negara lain.

Sampai tahun 2011 kemarin, banyak pihak memperjuangkan legalitas airsoft gun. Hingga diakuinya sebuah Australian Airsoft Association.

Mudah-mudahan aturan tentang airsoft gun di Indonesia menuju ke arah titik terang & bisa menjadi kenyataan. Amin
Over & Out!