Drama Sinar Kudus : Denjaka Lumpuhkan Perompak di Somalia part 1

Posted: May 4, 2012 by Pak RT in Story
Tags: , ,

Penyelamatan KM SInar Kudus

Begitu judul artikel yang ditulis di salah satu halaman majalah COMMANDO Vol.II Edisi no.3 thn.2011. Dengan kalimat pembuka yang dramatis ,”Jika tidak ada penyerbuan Osama bin Laden oleh US Navy SEAL di kediamannya di Pakistan, dipastikan misi membebaskan MV Sinar Kudus di perairan Somalia akan menjadi headline di media massa nasional…” anda akan disuguhkan kecermatan operasi tempur Denjaka di luar negeri. Tanpa sepengetahuan banyak orang, TNI telah menyiapkan diri.

Drama pembebasan ini saya tulis dalam 3-4 artikel, mungkin, saking panjangnya…Selamat membaca & satu kata dari saya,“You should proud for your nation”

Hari masih pagi ketika MV Sinar Kudus mulai memasuki perairan Somalia tgl 16 Maret 2011. Kapal berbobot 8.911 ton yang dinakodai Captain Slamet Djauhari itu dalam perjalanan dari Pomala, Sulawesi Selatan menuju Rotterdam, Belanda untuk membawa biji nikel senilai Rp.1,4 triliun. Dibantu 19 ABK tak ada keraguan bagi Slamet untuk melayari kapalnya memasuki Semenanjung Somalia.

Waktu menunjukkan pukul 10.30 dan menurutnya, dalam 5 hari akan tiba di tujuan. MV Sinar Kudus melaju dengan kecepatan 12 knot, kecepatan maksimal yang bisa dicapainya. Karena akan memasuki perairan Somalia, Slamet meminta segenap ABK meningkatkan kewaspadaan.

Saat itulah, mendadak sebuah kapal nelayan menyalip Sinar Kudus, dan setelah beberapa ratus meter buru-buru berbalik haluan. Dengan tergesa-gesa dari kapal terlihat diturunkan dua speedboat yang ditumpangi 10 orang melaju ke arah Sinar Kudus.

Melihat gelagat tidak baik, Slamet memerintahkan mualim satu untuk menambah kecepatan yang sejatinya sudah tidak mungkin lagi karena sedari tadi Sinar Kudus sudah melaju dengan kecepatan penuh. Captain Slamet mencoba bermanuver untuk menghindar, namun sia-sia.

Setelah menerima beberapa kali tembakan peringatan ke udara, Sinar Kudus akhirnya pasrah dinaiki sejumlah perompak yang jumlahnya terus bertambah dari waktu ke waktu, terutama setelah lego jangkar di pantai El Danan hingga mencapai 80-an orang. Sebagian besar bersenjatakan AK-47 dan beberapa diantaranya menenteng RPG-7.

Sebenarnya sebelum benar-benar dikuasai perompak, Sinar Kudus sudah berusaha menghubungi kantor pusat PT Samudera Indonesia di Jakarta dan komando pengamanan di Somalia, namun usaha tersebut gagal. Namun masih untung, salah seorang anak buah Slamet berhasil menekan tombol SSI (Secure Signals International) sebagai tanda bahwa kapal mereka telah dibajak. Sejak itulah Sinar Kudus di bawah kendali perompak Somalia.

Kolombo Point

Nun jauh di tanah air, berita perompakan Sinar Kudus langsung masuk ke Markas Komando Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL. Sejumlah perwira diperintahkan untuk mengikuti perkembangan kejadian. Tak menunggu lama, Komandan Denjaka Kolonel Mar Suhartono yang baru dua hari menjabat, segera memerintahkan konsignering seluruh personelnya dan melakukan persiapan awal.

Ketika itu, belum banyak media yang merespon peristiwa perompakan ini, hanya satu dua, kemudian lenyap ditelan berita lain. Meski belum mendapat perhatian luas, rupanya Pemerintah sudah melakukan gerakan terkoordinir dengan menyiapkan tim penyelamat yang berintikan personel TNI AL. Rapat koordinasi awal membahas misi penyelamatan dilaksanakan di Istana Cipanas pada 18 Maret.

Hanya selang tujuh hari sejak dibajak, persisnya 23 Maret, dua kapal perang TNI AL dari kelas Van Speijk masing-masing KRI Abdul Halim Perdanakusumah (335) yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Kisdiyanto dan KRI Yos Sudarso (353) yang dikomandani Letkol Laut (P) Franciscus Herman, diberangkatkan dari Kolinlamil, Jakarta menuju Somalia.

Tim yang diberi nama Satgas Duta Samudera-I ini dipimpin oleh Kolonel Laut (P) M.Taufiqurochman (sekarang laksamana pertama yang menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Wilayah Barat).

<bersambung>

Advertisements
Comments
  1. S4TY4 says:

    Baca cerita awal ni artikel (yg penyerbuan Navy SEAL),
    Jd inget pembajakan DC-9 Woyla, 1981. Sama nasib beritanya, ketutup ama penembakan Pres. Ronald Reagan

    Like

  2. anebayaraje says:

    ketutup ama berita tebusan sandera dah dibayar cash…:)

    Like

  3. […] sudah baca kisah pembebasan sandera di kapal Sinar Kudus part 1, sekarang silakan dilanjutkan ke part 2, Maaf, delay-nya kelamaan karena majalahnya sempet […]

    Like

  4. […] Somalia lewat operasi militer yang super silent & keren banget! Baca lagi artikel tentang Drama Pembajakan Sinar Kudus part 1 & part 2 (sayang part 3 ngilang […]

    Like

  5. […] ini? Apakah kamu senaif saya ketika membaca berita tentang sekelompok Bajak Laut Somalia Berulah di kapal MV Sinar Kudus? Lewat rangkaian investigasi yang dilakukan BBC, kita akan mengerti pihak-pihak mana saja yang […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s