King Arms Galil AR Super Rock Solid – Sambil Sedikit Belajar Sejarah

Posted: December 20, 2012 by Pak RT in Review
Tags: , , ,

King Arms Galil AR

Belajar dari pengalaman tempur di Perang 6 Hari yang terkenal di tahun 1967, Israeli Defense Forces (IDF) banyak menggunakan rifle FN FAL yang ternyata terlalu lebay ketika dioperasikan di medan gurun pasir Arab. Selain itu ukurannya yang terlalu panjang & terlalu berat untuk dibawa bermanuver. Ironinya, tentara Arab, dipersenjatai dengan senjata sejuta umat, Kalashnikov AK-47 justru menunjukkan taringnya. Medan ekstrim gurun pasir pun dilalapnya.

Usai perang, IDF pun bertekad mengembangkan sistem persenjataan yang baru yang dirancang untuk menggantikan FN FAL & beberapa varian submachine gun UZI menggunakan kaliber 5.56x45mm. Di akhir 1960-an, akhirnya Israel Military Industries (IMI) memutuskan membangun desain Galil berdasarkan Valmet Rk.62, senjata karya Finlandia kloningan AK-47.

Itu sekilas sejarah Galil. Oh ya jangan kaget kalo lihat model Galil yang berbeda-beda. Memang variannya banyak. Ada Galil AR (Assault Rifle), Galil ARM (Assault Rifle & Machine Gun), Galil SAR (Short Assault Rifle) & Galil MAR (Micro Assault Rifle). Bisa jadi anda heran, kalo IDF official rifle-nya Galil lantas mengapa kita jarang sekali menghiasi berita-berita di layar kaca. Tidak banyak personil IDF menggunakan Galil. Justru yang lebih banyak digunakan adalah M16 atau CAR-15. Hal ini disebabkan pada era 1960-1970an, Israel mendapatkan kiriman M16 & CAR-15 dalam jumlah masif dengan harga yang sangat sangat murah! Sudah bisa ditebak darimana barang ini berasal.

De facto, di kalangan personil elit IDF (Israeli Defence Forces) lebih menyukai M16A1 atau CAR-15 ketimbang Galil sendiri. Mengapa? Menurut mereka M16A1/CAR-15 lebih akurat & mudah perawatannya. Plus, Galil susah dipasang optik. Mau dipasang dimana? Berbeda dengan M16A1/CAR-15. Tinggal pasang adapter, PLEK….optik sudah bisa nongkrong duduk manis.

Kalo ngomongin Galil dari sudut politik mungkin bisa panjang dibeberkan disini. Jadi saya batasi dulu di sejarah. Begitulah Galil adanya. TNI kita pun sempat memiliki Galil. Saya lupa modelnya…apakah Galil AR atau model yang lain.

Oke cukup soal sejarah…kali ini kita tengok review airsoftnya. Beberapa pabrikan airsoft gun sudah mereplika rifle jenis ini. King Arms, sebuah pabrikan airsoft, berhasil membuat replika dengan sentuhan yang menggoda. Kesan pertama Kingarms Galil AR….SUPER ROCK SOLID!! Sesolid batu!! Keras, mantap & kokoh! Nggak ada part yang oblak-oblak!

Foto-fotonya saya pampang disini…sengaja saya pake 1000 pixel supaya mata anda dimanjakan dengan review airsoft detail King Arms Galil AR!! Maap buat yang koneksinya lemot…hehehe 🙂 Lari bentar ke  warnet gih! Kalo warnet masih lemot juga, minta garansi uang kembali! Hehehehe…..rugi bayar warnet tapi speed kayak keong 😀 maap…maap gan….nggak bermaksud menyinggung. Yuk kita pelototin rame-rame 🙂

King Arms Galil AR finishingnya begitu sempurna

Dapat 2 magazine pula….sip markosip!

Receiver Galil 100% copy paste receiver AK yang legendaris itu

Popor lipat dari material besi memberi kesan kokoh. Dan yang menakjubkan lagi kalo popor direntang posisinya kokoh, nggak ada yang oblak!

Cocking lever atau tuas kokangnya yang tegak, menambah ciri khas Galil dan membedakan dengan AK family

Ini bagian yang paling saya sukai. Kesan real steel sangat terasa di barrel ini. Termasuk gas tube-nya yang terbuka semakin kental nuansa heavy metal-nya!

Pisir/pejera depan & belakang full metal

Marking gravir otentik Israel Military Industries…top markotop! Ini yang dicari para penggila Airsoft! Lengkap dengan dummy fire selector di sisi kiri pistol grip.

King Arms Galil AR dilengkapi dengan fitur elektrik blowback. Kalo trigger ditekan, tuas kokang bergerak ke depan belakang. Kualitas finishing King Arms Galil AR sangat baik. Baik metal maupun part-part yang terbuat dari hard plastic. Permukaannya lembut, tidak kasar. Kalo anda mencari airsoft yang modelnya nggak pasaran & agak-agak klasik saya merekomendasikan Galil masuk ke dalam daftar belanjaan anda.

Secara external, tampilan Galil memang serupa dengan AK family. Ya tidak heran karena mbah buyutnya memang Kalashnikov.

Berikut link video demo King Arms Galil AR :

Untuk ulasan spesifikasi lebih lengkap silakan mampir ke halaman : https://lapakairsoft.com/airsoft-gun/airsoft-electric-guns/other-rifles/

Jangan tanya harga disini yah….liat langsung harga di link barusan yang saya kasih. Terima kasih sudah mau repot-repot baca review airsoft King Arms Galil AR…hehehe. Moga2 anda nggak meriang!! 🙂

Salam airsoft! 🙂

Advertisements
Comments
  1. Haji says:

    bagus….tambah lagi beritanya.

    Like

  2. Charyaqsha JP says:

    Dear Lapakairsoftgun,

    Saya mau pesan airsoft gun jenis sub machine gun type : Jinggong MP5SD6. Saya sudah berusaha hub via sms ke anda tetapi tdk dapat balasan sama sekali. Via YM juga sdh saya kirimkan tetapi tetap saja tidak mendapatkan jawab. Besar harapan saya email ini mendapatkan jawaban dari anda.

    Berkaitan dengan pesanan saya diatas perlu saya tambahkan bahwa apakah suku cadangnya tersedia spt baterai dan peluru bb nya ? Apakah harga utk type Jinggong MP5SD6 masih 2,5 juta rupiah/unit ? Bagaimanakah caranya saya bisa mendapatkan KTA Perbakin berhubung saya order 1 unit aitsoftgun dari pihak anda ?

    Demikian saya sampaikan dan saya menunggu konfirmasi dari anda.

    regards, Idham JP

    Like

    • Admin says:

      Salam bro Aqsha,
      JG MP5SD6 body ABS habis bro. yg ready body metal harga @3,35 juta. mau?

      BTW YM nya pake id apa ya? YM lapakairsoft on terus nih….

      Like

  3. smile says:

    Sama bbm saya jg ga di approve. Kmrn ada link yg sama ama lapak. Ga di konfirmasi ama admin nya…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s