Lydmila Pavlichenko, Si Cantik Yang Mematikan

Posted: May 25, 2013 by Pak RT in Tokoh
Tags: ,

Lyudmila_Mykhailivna_Pavlichenko-sofrep-660x958

Di antara para sniper wanita Rusia yang memiliki rekor paling tinggi dalam soal membunuh musuh (Nazi Jerman) adalah Lydmila Pavlichenko. Ketika bertempur melawan pasukan Nazi Jerman yang melancarkan serangan besar-besaran ke Rusia pada bulan Juni 1941, Pavlichenko berhasil membunuh 309 pasukan musuh. Tak ada yang menyangka gadis cantik yang lebih pantas menjadi model ini ternyata seorang pembunuh berdarah dingin dan telah terbiasa menggunakan senjata berburu sejak usia 14 tahun. Kegemarannya berburu bahkan sudah dilakukan Pavlichenko sejak kanak-kanak khususnya saat tinggal di Ukraina, dengan menggunakan katapel. Ketika orangtua Pavlichenko pindah ke kawasan industri Kiev, sebagai penggemar senjata, Pavlichenko memutuskan bekerja di pabrik senjata setempat. Hobi menembak juga tetap dijalani Pavlichenko dengan bergabung di klub-klub menembak di seputar tempatnya bekerja. Kemampuannya dalam soal menembak tepat bahkan sangat menonjol sehingga Pavlichenko pun dibina untuk menjadi atlet menembak yang tangguh. Tak hanya bekerja, Pavlichenko juga menempuh studi sejarah di Kiev State University.

Ketika pasukan Nazi Jerman menyerbu Rusia dan berhasil menguasai sejumlah kota penting serta menyudutkan pertahanan pasukan Rusia, Pavlichenko merasa terpanggil untuk turut bertempur. Pengetahuan dalam ilmu sejarah membuat Pavlichenko paham jika serangan sepihak Nazi Jerman salah besar karena sebelumnya antara Rusia dan Jerman telah menandatangani kesepakatan untuk tidak saling serang. Ia segera mendaftarkan diri sebagai pasukan tempur tapi ditolak oleh perwira penguji dan malah diarahkan untuk mendaftar sebagai perawat kesehatan lapangan. Tapi Pavlichenko tak mau menyerah dan menunjukkan sejumlah sertifikat kejuaraan menembak yang pernah dimenangkannya. Dengan modal sertifikat tsb, Pavlichenko pun diterima sebagai anggota militer dan ditempatkan di Divisi Infanteri 25 yang sedang punya program mendidik para sniper wanita.

Lyudmila-Pavlichenko-1

Lulus pendidikan sniper wanita Rusia yang ditakuti oleh sekitar 2000 peserta, Pavlichenko kemudian ditugaskan untuk mempertahankan sebuah bukit strategis. Dengan disertai spotter dan menggunakan senapan sniper Model 1891/30 dengan telescopic sight. Senapan ini efektif untuk menghantam sasaran pada jarak 500 meter, Pavlichenko segera menunjukkan kehebatannya.

Ketika Pavlichenko terluka oleh gempuran mortir, ia sudah berhasil membunuh 309 personel pasukan Nazi termasuk 6 sniper yang ditugaskan untuk memburunya.

Dalam pertempuran yang belangsung di front Odessa, Pavlichenko berhasil menembak mati 187 pasukan Jerman. Namun Odessa akhirnya jatuh ke tangan pasukan Nazi Jerman, dan pasukan AL Rusia yang semula bertahan termasuk satuan Pavlichenko ditarik mundur ke Sevastopol yang berada di Semenanjung Crimea.

Pertempuran terus berlanjut di front Sevastopol dan Pavlichenko pun terus membantai pasukan Nazi jerman. Ketika Pavlichenko terluka oleh gempuran mortir, ia sudah berhasil membunuh 309 personel pasukan Nazi termasuk 6 sniper yang ditugaskan untuk memburunya. Demi kepentingan politik & partai, Komandan Tertinggi pasukan Rusia segera memerintahkan untuk menyelamatkan nyawa Pavlichenko dan mengeluarkannya dari front Sevastopol.

tumblr_lr1gqzopBq1qfdh2io1_500

Baik pada masa PD II maupun setelah perang seperti halnya para sniper Rusia lainnya, Pavlichenko diangkat sebagai pahlawan dan dijadikan alat propaganda bagi pengembangan ideologi komunis.

Dalam lawatan ke negara-negara barat seperti AS dan Kanada ia diterima sebagai tamu kehormatan atas jasa kepahlawanannya saat melawan pasukan Nazi  Jerman. Pavlichenko yang kemudian berpangkat Mayor aktif kembali ke bangku kuliah hingga lulus dan kemudian mengabdikan dirinya di AL Rusia hingga tahun 1953. Tahun 1974 mantan sniper legendaris yang mengaku terpaksa menembak musuh demi menyelamatkan rekan-rekannya yang masih muda itu meninggal pada usia 58 tahun.

(dikutip dari majalah Angkasa Edisi Koleksi no.78 2012 “The Great Stories of Sniper”)

Advertisements
Comments
  1. Ini pasti suaminya nggak bakal berani ngajak ribut. 😀

    Like

  2. jenggoman86 says:

    Lydmila Pavlichenko termasuk dalam top 5 penembak jitu legendaris

    Like

  3. Irfan says:

    Keren juga yaa…

    tapi Doi belum semampu Angelina sondakh yang bisa mempropagandakan Anti-Korupsi..

    keren ngak.. .he he he

    Like

  4. heru as, SH says:

    mas, bisa service or tuner kjw KP05?

    Like

  5. dopsolution says:

    hebat bener tuh snipper cewe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s