Kalo Sudah Tau Apa Itu Trigger Pull Weight Pasti Kamu Berpikir Dua Kali Memperlakukan Pistol Airsoft Gun/ Airgun

Posted: November 23, 2017 by Pak RT in Berita, Safety

Adalah hal lumrah ketika seseorang hendak membeli handgun/ pistol airsoft gun/airgun mempertimbangkan berapa besar power yang dimiliki. Rata-rata orang menginginkan power yang tinggi. Betul kan? Sepertinya ada kesan terpuaskan saat bisa menembak pistol airsoft gun/airgun dengan power yang tinggi diatas rata-rata. Tapi saya pribadi nggak terkesan. Serius.

Lho, bukannya Power itu bagus supaya bisa melumpuhkan orang??l

Disini saya ingin menggaris-bawahi 2 hal :

  1. Pistol airsoft gun/airgun di Indonesia terlarang untuk digunakan/ dimaksudkan untuk membela diri. Kalo kamu ngotot, urusan kamu dengan aparat bisa repot lho
  2. Ironisnya, pistol airsoft gun/ airgun full upgrade (supaya bisa dapat power tinggi) punya Trigger Pull Weight yang besar. Dan karena alasan ini bikin pistol jadi nggak bagus buat dipake apapun.

Wah….apa pula tuh Trigger Pull Weight??

Saya kurang pandai menerjemahkan. Kurang lebih begini deh…setiap jenis pistol (termasuk pistol senjata api) punya Trigger Pull Weight yang beraneka ragam. Trigger Pull Weight adalah berat yang dibutuhkan untuk menggeser trigger/pelatuk dari posisi normal ke posisi dimana pistol meletus. Biar ringkas saya singkat jadi TPW aja ya.

Banyak praktisi olahraga tembak atau pehobi bertanya-tanya berapa berat yang diperbolehkan untuk TPW sebuah pistol?

Ini pertanyaan yang menarik. Bagi pemula/awam faktor TPW belum dipertimbangkan. Oke, kenapa ini harus dipertimbangkan? Saya akan ceritain deh….

Dalam aturan senjata api yang berlaku pada umumnya, TPW tidak boleh lebih kecil dari 4 pounds (sering ditulis dengan satuan .lbs) , atau setara dengan 1.8kg. Pistol-pistol seperti Glock 17 standar asli keluaran pabrik Glock rata-rata Trigger Pull Weight di angka 4 pounds.

Ada perbedaan TPW antara pistol Single Action (SA) & Double Action (DA)? Pistol Single Action seperti Glock & Colt 1911 salah duanya, relatif stabil di angka 4 pounds. Tetapi untuk pistol kategori Double Action seperti Beretta M9, tarikan pelatuk yang pertama jauh lebih berat daripada tarikan yang berikutnya. Tarikan yang pertama sekitar 13 pounds (setara 5.8kg) dan untuk tembakan berikutnya jadi lebih ringan sekitar 5 pounds. Mengapa bisa lebih ringan? Karena jarak trigger/pelatuk sudah lebih pendek, terasa lebih ringan.

Mohon diperhatikan…..bila TPW kurang dari 4 pounds ada resiko accidental discharge. Jika penembak dalam keadaan stress sangat mungkin bisa mengalami accidental discharge, dan itu berbahaya sekali.

Saya punya airsoft model Colt 1911 saya ukur TPW-nya dapat disekitar angka 1.3 kg atau setara dengan 3.6 pounds. Karena di bawah 4 pounds, sebenernya beresiko accidental discharge. Tapi karena ini airsoft…jadi ya aman. Resikonya nggak terlalu besar. Lagipula, Colt 1911 punya 2 sistem pengaman. Nggak seperti Glock yang hanya didukung 1 sistem pengaman.

Berdasarkan pengalaman para penembak profesional atau yang rutin berlatih menembak, angka TPW 4 pounds itu beratnya akan terasa lebih ringan saat kita dalam kondisi stress. Stress yang saya maksud ada semacam tekanan psikis yang datang dari luar & mempengaruhi otak kita merespon. Misal, anda terjebak di tengah perampokan di sebuah minimarket di malam hari. Si penjahat menodongkan pistol ke arah kasir, sementara tidak jauh anda sedang berdiri & anda punya pistol di pinggang anda. Kira-kira respon macam apa yang pertama kali muncul?

Jika posisi anda terancam (baca : stress) gerakan anda jadi refleks, dengan sekuat tenaga anda akan mencabut pistol dari holster, akuisisi target, berteriak mengancam supaya perampok menghentikan aksinya, dst. Belum kalo tangan anda keringetan….atau tangan anda pake sarung tangan…..semakin menambah rumit situasi.

Bayangkan, itu TPW 4 pound….gimana jadinya kalo TPW-nya dibawah 4 pounds?? Mungkin ini yang akan terjadi…

Di sisi yang lain, TPW yang terlalu berat karena khawatir accidental discharge, justru malah mengurangi performance pistol. Contohnya begini, Glock New York trigger, sistem pelatuk yang sudah diupgrade & diberi nama New York dibelakang kata Glock, punya TPW sekitar 8 pounds (setara 3.6 kg!!), atau ada yang lebih parah New York plus, bisa mencapai 12 pounds (setara dengan 5.4kg!!!). Beratnya kayak apa itu.  Trigger yang semakin berat ditekan akan berakibat pada akurasi meleset. Belum kalo dalam kondisi stress….makin ngaco titik perkenaan nantinya.

Ini sebabnya ketika saya mencoba sendiri pistol airsoft/airgun yang sudah diupgrade tidak layak untuk digunakan latihan karena TPWnya berat sekali. Apalagi kalo anda berniat pake airgun/airsoft untuk bela diri….semakin tidak relevan. Sudah pasti menyalahi hukum, dan triggernya nggak mumpuni. Ditambah anda jarang berlatih….semakin lengkap penderitaan anda nantinya. Serius.

Jadi urungkanlah niat anda membeli airsoft/ airgun hanya untuk bela diri. Maksimalkanlah berlatih….terus berlatih & berlatih. Seperti di klip video berikut ini. Next artikel seru juga ya kalo nulis tentang shooting drill. Setuju?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s